Labels

Wednesday, 7 March 2012

Tak kuasa

rasa nyaman yg kau beri semakin membuatku lupa diri,tak ingin melepas
genggaman tanganmu membuatku merasa aman 
rasa itu bertambah seiring berjalannya waktu
tidak memudar walau telah dikikis jaman
semakin tinggi pohon semakin kencang angin menerpa, begitu kata kebanyakan orang
aku belum merasa pohon ini tinggi tapi mengapa banyak sekali angin yang menerpa ?
mungkin ini salah satu cara Tuhan untuk membuat sepasang manusia menuju kedewasaan :)

Pacaran jarak jauh ? no problem :)

Terpisahkan oleh jarak bukan berarti hubungan cinta harus berakhir. Masih ada harapan untuk terus melanjutkan hubungan Anda, tentunya dengan perjuangan lebih.
Memang hubungan jarak jauh tak selalu lebih mudah daripada hubungan biasa. Jika si dia memang pantas dipertahankan, tak ada salahnya Anda berdua sama-sama mencoba.

Rencana masa depan
Seperti apa rencana masa depan hubungan Anda? Bagaimana akhir dari hubungan jarak jauh ini? Apakah nanti pasangan akan kembali ke kota asal atau Anda akan bergabung dengannya di kota yang baru?
Rencana masa depan akan membuat Anda berdua merasa ada harapan. Walau rencana bisa saja berubah, setidaknya Anda dan pasangan akan selalu merasa ada akhir yang menyenangkan dari hubungan jarak jauh ini.
Jujurlah pada diri sendiri dalam membuat rencana. Jangan berpura-pura setuju dengan rencana pasangan padahal dalam hati Anda berharap suatu saat rencana tersebut akan berubah. Kejujuran merupakan sikap yang penting dalam menjaga hubungan jarak jauh.

HUMANIORE

SMAN 5 Malang punya satu jurusan yang paling gahoels, jurusan itu adalah...................................... BAHASA.
Jurusan bahasa di SMAN 5 punya 1 kelas per angkatan, miris yah huhuhu. Kebanyakan orang beranggapan bahwa jurusan Bahasa gak berkualitas tapi sebenarnya anggapan itu salah bangetd. Di jurusan Bahasa, misalnya di HUMANIORE walaupun hanya berisi 14 ekor betina dan 2 ekor jantan (termasuk minoritas dari jurusan lain) kami punya segudang kreasi. 
HUMANIORE itu identik dengan gak bisa diem, banyak tingkah dan berbeda-beda karakter, ini dia punggawa ajaib HUMANIORE:

Tuesday, 6 March 2012

perbedaan mengecam !

Berdiri...
Aku sudah hampir
Tapi aku bertahan lagi
Berlari...
Merasai santun
Salah pun terminum

Rumah yang menghidupi
Atau tetap menemani
Lebih dari elegi
Merindu sehari-hari

Deras merajam..
Bersamamu meredam
Mengukuhkan..
Mendekap terang
Saat kita dipertanyakan


Angkuh


Ketika kekuasaan diselumuti nafsu
Arogansi tampak gagah ke depan
Berkacak pinggang dibarengi kepongahan
Pandangan sinis, dan senyum ejekan
Padahal tak ada yang patut dibanggakan
Selain kesombongan dan keserakahan

Lelaki minim ekspresi

Beberapa bulan ini ada guru PPL yang ngajar di SMA 5 mulai dari guru biologi sampai guru sejarah.Nah kebetulan banget kelas XI Bahasa kebagian PPL sejarah, 2 pertemuan pertama aku gak ketemu sama si guru PPL ini gara" masih sibuk sama urusan CRESTA 15.Penasaran banget sih kayak apa wujud ini guru -.- abis anak-anak sekelas itu hebohnya bukan main kalo nyeritain ini orang.Ah akhirnya hari itu dateng juga hahah lumayan deg"an wktu ktmu sama guru itu yang akhirnya aku tau namanya Aziz Ramadhan.Outlooknya pak Aziz itu kaya anak" kalem gitu ga biasa bgt aku nemu guru PPL yg model beginian.Hari pertama ketemu pak Aziz uda diwarnai dg kesaltingan beliau,aku dengan PDnya maju hadep-hadepan sama pak Aziz dan ngajakin kenalan ga sampe situ aja aku tanya alamat fb sama twitter juga itu semua sebenernya ga perlu aku lakuin tapi gimana lagi aku gemeees banget liat pak aziz -___- sebenernya cenderung lebih ke sebel mukanya itu loo ekspresionless bgt !

LOL! ♥


Persahabatan ini dimulai saat kelas X. Kiki, Frestry, Via, Avi. Kami menamakan perkumpulan kami dengan nama “LOL” hahaha. Kata LOL dirilis waktu Frestry, Via, Avi makan di BB Trip sama Badrun, sayang banget waktu itu aku gak bisa ikut jadi aku gak ngerti gimana kejadian pastinya LOL dilahirkan. Lot of Laugh mungkin hanya kata-kata simpel bagi sebagian orang tapi buat kami berempat kata-kata itu bener-bener meaningful.  Kami berharap persahabatan kami ini bakal penuh dengan tawa dan keceriaan, no more time for GALAU!
Well, sekarang aku mau nyeritain ketiga sahabat tercintaku. Yang pertama Via. Dia udah jadi sahabatku mulai SMP. Waktu pertama kali ketemu aku Via nganggep aku ‘ngesok’ gara-gara aku gak bisa ngomong bahasa Jawa. Gak heran sih, Via nganggep kayak gitu semua orang yang baru ketemu aku pasti punya anggapan yang sama.